Sejarah Terciptanya Light Stick Senjata Tempur Para Wota dan Maniak

h

Light stick bagi para maniak dan wota tentu tidak asing dengan equipment ini. Senjata ini wajib menemani mereka setiap kali ingin “berperang” di arena konser atau sekedar arena theater. Berbagai bentuk dan jenis light stick sudah tersedia di toko toko pada saat ini. Ada yang harus dikocok dan dipatahkan terlebih dahulu agar cahayanya keluar serta ada pula yang menggunakan baterai dan mempunyai berbagai macam warna. Namun tahukah kalian bagaimana sejarah alat ini tercipta? Mari kita bahas satu persatu.

h

Light stick pertama kali diciptakan 40 tahun yang lalu oleh Edwin Chandross, seorang ahli kimia dari Bell Labs, Edwin Chandross menciptakan teknologi yang menggunakan energi kimia untuk memancarkan cahaya. Edwin Chandross mematenkan light stick pertamanya dengan kombinasi kimia oxalyl chloride dan hydrogen peroxide agar stick yang dibuatnya menyala. Melanjutkan penemuan Edwin Chandross, sebuah tim lab dari American Cyanamid yang dikepalai Michael M. Rahrut menciptakan senyawa kimia phenyl oxalate untuk menggantikan oxalyl chloride dikarenakan senyawa tersebut berbahaya dan harganya mahal. Mereka menjual penemuan tersebut kepada perusahaan bernama Omniglow, yang berada dalam naungan R&D group. Dikepalai oleh E. Earl Cranor, mereka terus melakukan perbaikan lebih lanjut terhadap penemuan tersebut. Pada waktu yang sama, Angkatan Laut Amerika secara independen menciptakan light stick mereka sendiri yang berbentuk seperti perangkat dan menerima hak patennya pada tahun 1973.

s

Pada tahun 1974, Herbert Richter dan Ruth Tedrick menerima hak paten mereka terhadap ciptaannya yaitu perangkat chemiluminescent. Pada tahun 1976, Vincent J. Esposito, Steven M. Little, dan John H. Lyons mematenkan perangkat sinyal chemiluminescent yang lebih efisien dan tetap dipakai sampai sekarang. Perangkat ini, menggunakan sebuah kaca ampul tunggal di dalam sebuah tabung plastik yang diisi dengan dua zat kimia yang pada saat dipatahkan lalu dikocok kedua zat kimia tersebut menyatu dan mengeluarkan cahaya.

n

Light stick pada awalnya digunakan oleh militer khususnya Angkatan Laut Amerika. Alat tersebut digunakan untuk menentukan target, memberikan peringatan, menandai jalan dan penerangan pada malam hari. Penggunaan light stick untuk umum mulai dipopulerkan pada tahun 1980. Light stick mendapatkan popularitas besar dalam waktu singkat dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari acara-acara pesta, perayaan, dan event event khusus. Light stick juga populer digunakan saat konser sampai hari ini.

g

Pada saat itu juga tercipta tarian yang sampai sekarang masih populer yaitu tarian glowsticking atau biasa kita kenal dengan istilah wotagei.

k

Light stick di Jepang diproduksi pertama kali oleh Perusahaan Lumica pada tahun 1979 yang berbasis di Fukuoka Jepang. Produk light stick mereka pertama kali digunakan sebagai alat pencahayaan untuk para nelayan pada saat memancing dan melaut pada malam hari.

j

Seiring berkembangnya jaman light stick tidak hanya menggunakan senyawa kimia tetapi juga menggunakan energi baterai di dalamnya dengan sebuah power button untuk mengoperasikannya, sehingga apabila power button tersebut ditekan, maka cahaya akan memancar dari dalam tabung tersebut dengan berbagai macam warna (tergantung warna lampu yang digunakan). Daya tahan lightstick yang menggunakan baterai lebih lama dibandingkan yang menggunakan senyawa kimia. Untuk sumber tenaganya yang berupa baterai dapat diperoleh di toko-toko elektronik atau toko jam.

k

Light stick di Jepang pada saat ini sangat populer digunakan pada waktu konser dan hal itu sudah menjadi suatu kewajiban. Ada kode kode warna tertentu yang digunakan sebagai kode etik para wota terhadap idolanya ketika konser berlangsung yang dikombinasikan dengan chant chant dan gerakan gerakan wotagei.

Demikianlah sejarah singkat tentang lightstick semoga bermanfaat

sumber : virginiatoy, dpglowstick, lumica

Leave a Reply