Mengenal Secara Singkat Legenda Para Servant di Fate Series (Part 4)

19. Berserker / Assassin (Jack the Ripper)

Jack The Ripper adalah pembunuh berantai paling legendaris sepanjang sejarah. Sudah lebih dari satu abad yang lalu Jack The Ripper melancarkan operasi pembunuhannya, tetapi sampai sekarang pun belum ada yang bisa memastikan identitas aslinya. Ada yang mengatakan kalau Jack The Ripper adalah seorang dokter bedah, penjaga ruang mayat, petugas kereta, bahkan ada yang mengatakan bahwa Jack The Ripper adalah seorang perempuan. Identitas Jack The Ripper tetap menjadi misteri abadi.

Jack The Ripper melancarkan operasi pembunuhan sadisnya di London, tepatnya di daerah White Chapel pada tahun 1868-1898. Modus pembunuhannya terjadi pada malam hari dengan sasaran perempuan lansia dan pelacur.

Perempuan-perempuan dibunuh dan dimutilasi dengan alat-alat bedah yang memadai. Tercatat kurang lebih ada 15 korban pembunuhan yang dilakukan Jack The Ripper.

20. Berserker (Frankenstein)

Frankenstein adalah sebuah novel gothik karya penulis Mary Shelley yang berkebangsaan Inggris.

Mary mulai menulis kisah Frankenstein ketika ia berumur 18 tahun, dan berakhir pada usianya menginjak 19 tahun. Edisi pertama dipublikasikan tanpa nama pengarangnya di London tahun 1818.

Nama Mary baru muncul pada edisi kedua yang terbit pada tahun 1831. Frankenstein berkisah tentang Victor, seorang ilmuwan Swiss, yang lahir di Jenewa dan dibesarkan orang tuanya untuk memahami dunia lewat ilmu pengetahuan. Ketika masih kanak-kanak, dia melihat petir menyambar pohon, lalu bertanya-tanya apakah itu suatu sumber kehidupan? Apakah manusia dapat menciptakan manusia yang lain? Si tokoh Victor yang gila pun mulai bekerja untuk meniru ciptaan terbesar Tuhan. Ia membuat monster dari serpihan dan potongan orang mati. Serpihan dan potongan tubuh itu disatukan dengan cara dijahit bersama, dan dihidupkan lagi menggunakan listrik dari petir.

Pada akhirnya, terlepas dari semua yang telah dilakukannya, eksperimen itu pun menjadi lepas kendali. Novel ini telah banyak menginspirasi para penulis, sutradara theater, sutradara film, orang-orang yang menghadiri Halloween dan pesta topeng.

21. Rider (Edward Tech / Black Beard)

Blackbeard lahir dengan nama asli Edward Teach. Ia mengawali karirnya sebagai kru Benjamin Hornigold, seorang kapten kapal penyerang yang berbasis diluar New Providence. Edward Teach dianggap berprestasi sehingga dia diberikan kapal miliknya sendiri, sebuah pergat seberat 300 ton dengan 40 meriam yang dia beri nama Queen Anne’s Revenge. Nama Blackbeard berasal dari jenggotnya sendiri yang hitam dan panjang, yang dia ikat dengan banyak pita berwarna-warni. Dia juga menenakan tiga pasang pistol melintang di dadanya sebagai tambahan dari pedang dan pisau kecil yang ia simpan di samping tubuhnya.

Legendanya mulai tersebar karena ia berhasil membajak banyak kapal di Karibia, dan ia pun menjadi semakin kaya raya. Akhirnya, gubernur Virgina pada saat itu, Alexander Spotswood, mengkomisikan Letnan Robert Maynard, seorang Letkol kelautan berpengalaman, untuk menangkap atau membunuh Blackbeard. Pertempuran itu pun berujung pada pertarungan langsung antara angkatan laut dengan awak kapal Blackbeard, termasuk kedua kaptennya. Maynard menang, tapi Blackbeard juga tangguh. Dia meninggal setelah menerima lebih dari 20 luka dari tembakan dan tusukan pedang di sekujur tubuhnya. Setelah itu Maynard meletakkan kepala Blackbeard di haluan kapal sebagai piala dan peringatan kepada bajak laut lainnya.

22. Rider (Francis Drake)

Sir Francis Drake adalah orang Inggris pertama yang mengelilingi dunia. Pelayarannya memperkuat dominasi kekuatan laut Inggris.

Saat Drake berangkat dari Plymouth, Inggris tanggal 13 Desember 1577, ia membawahi 160 orang dan 5 buah kapal. Kapal utamanya yang terkenal sepanjang sejarah adalah Golden Hind. Sebelum dinamakan Golden Hind, kapal tersebut diberi nama Pelican. Drake mengubah nama kapalnya dari Pelican menjadi Golden Hind saat Drake memulai pelayarannya melewati Selat Mallegan bulan September 1587 untuk menghormati pelindungnya, Sir Christoper Hatton, yang memiliki lambang rusa betina emas.

Drake menerima perintah rahasia Ratu Elizabeth untuk menenggelamkan kapal-kapal laut Spanyol, pelayarannya ditandai dengan perseteruan, pengkhianatan, percobaan pemberontakan dan anak buah yang melarikan diri. Pada saat Golden Hind berlayar melewati Selat Mallegan dan memasuki Samudera Pasifik, ketiga kapal yang menyertainya melarikan diri. Golden Hind terpisah dari kapal lainnya, kapal Elizabeth yang berbalik arah dan pulang. Golden Hind melanjutkan perjalanan, berlayar mengelilingi dunia dan kembali ke Plymouth tanggal 26 September 1580. Pada saat itu, mereka membawa harta karun senilai setengah juta pound yang diperoleh dari kapal-kapal Spanyol. Spanyol menuduh Drake sebagai pembajak laut, tetapi Inggris justru memberinya hadiah. Tanggal 4 April 1581, ratu Elizabeth mengangkat Drake menjadi ksatria di atas dek Golden Hind.

Drake akhirnya meninggal pada Januari 1596 dikarenakan oleh penyakit disentri setelah gagal menyerang San Juan, Puerto Rico. Eksploitasi yang legendaris, membuatnya menjadi pahlawan bagi Inggris, tetapi Spanyol menganggapnya sebagai bajak laut yang dikenal denga sebutan El Draque. Raja Felipe II telah menawarkan hadiah sebesar 20.000 duktat atau setara dengan 4 juta euro (US $ 6,5 juta) uang sekarang untuk siapa pun yang bisa menangkapnya.

23. Rider (Anne Bonnie)

15cfcd72f93ffee87ad7b621ec063e341449411231_full

Anne Bonny lahir di Country Cork, Irlandia. Ia adalah anak dari pengacara William Cormac dan seorang budaknya bernama Peg Brennan. Yang tercatat tentang Anne adalah sifatnya yang pintar, menarik namun juga mudah marah. Ada cerita yang mengatakan bahwa saat ia berusia 13 tahun, ia membunuh seorang gadis budak dengan cara menusuk perutnya dengan pisau dapur.

Pada saat 16 tahun, ia menikahi seorang pelaut bernama James Bonny. James Bonny adalah orang yang tamak dia ingin menguasai harta keluarga Anne, sehingga membuat Cormac marah tidak lagi menganggap Anne sebagai anaknya. Berdasarkan sebuah cerita, Anne membakar perkebunan ayahnya. Lalu ia dan James Bonny pindah ke New Providence, Bahama. Kemudian James bekerja sebagai informan bagi Gubernur Woodes Rogers.

John “Calico Jack” Rackham

Ketika di Bahama, Anne mulai berhubungan dengan bajak laut di bar lokal. Ia bertemu dengan John “Calico Jack” Rackham, pasangan selingkuhnya. Ketika Rackham dan bajak laut lainnya sedang di sebuah pub, James Bonny menarik Anne ke hadapan Gubernur untuk dihukum cambuk karena telah selingkuh, James juga menawarkan pilihan lain pada Anne, yaitu Rackham harus membeli Anne. Anne jelas menolak diperjual-belikan seperti hewan, ia memilih untuk dihukum cambuk. Setelah itu, ia dan Rackham pergi dari New Providence dan memulai hidup baru sebagai bajak laut.

Dengan menyamar menjadi seorang laki-laki Anne menjadi seorang bajak laut. Anne ikut maju dalam medan pertempuran dan kegiatan lain selayaknya pria, agar identitas rahasianya tidak terbongkar. Sebenarnya, Anne bukanlah satu-satunya seorang bajak laut wanita di kapal Rackham. Mary Read, seorang kru wanita yang juga menyamar sebagai pria. Mereka saling bertemu ketika Anne melihat Mary tanpa busana sekaligus mengetahui rahasia Mary. Lalu mereka saling berjanji untuk tidak mengumbar rahasia mereka masing-masing. Mereka berdua pun menjadi dekat. Sang kapten, Calico Jack yang merupakan suami Bonny cemburu melihat kedekatan Bonny dan Read. Dia marah dan hampir merobek perut Read karena mengira Read mau menyelingkuhi istrinya hingga akhirnya Read kembali membongkar jati dirinya. Beruntung, Rackham memperbolehkannya untuk tinggal sebagai kru. Kejadian ini tidak mengakibatkan perubahan pada diri Mary. Ia tetap bekerja seperti sebelum identitasnya terbongkar.

Pada Oktober tahun 1720, Rackham dan krunya diserang oleh pasukan Kapten Jonathan Barnet, yang bekerja untuk Gubernur Jamaika. Sebagian besar kru Rackham tidak siap untuk berperang karena sedang mabuk. Kemudian, Anne dan Mary-lah yang melawan mereka. Namun Rackham kalah sehingga Rackham dan krunya dihukum gantung oleh Gubernur Jamaika.Setelah mereka ditangkap, Anne Bonny meminta penundaan hukuman gantung karena saat itu sedang hamil. Sesuai hukum Inggris, Anne dipenjara dan eksekusinya ditunda hingga dia melahirkan. Sayangnya tidak ada catatan apakah Anne dibebaskan atau dieksekusi. Ada kemungkinan ayahnya menebus Anne dan ia kembali pada James Bonny atau ada kemungkinan ia kabur dan hidup sebagai bajak laut dengan identitas baru

24. Rider (Mary Read)

RiderBonReadGOStage3

Mary Read adalah seorang bajak laut asal Inggris yang dikenang sebagai bajak laut wanita yang pernah berlayar pada Era Keemasan Bajak Laut bersama teman sekapalnya, Anne Bonny.

Mary Read dilahirkan di Inggris namun tidak ada yang tahu pasti kapan tanggal atau bulan dia lahir. Namun diketahui bahwa dia lahir sekitar tahun 1700. Ibu Mary Read yang merupakan seorang janda membesarkan dia sebagai anak laki-laki setelah kematian kakak pria Mary. Hal ini dilakukan agar selalu mendapat suplai uang dari nenek pihak ayahnya. Mary terus diperlakukan layaknya laki-laki hingga masa remajanya. Setelah itu Mary bekerja sebagai seorang pelayan di sebuah kapal. Pada suatu hari kapal tempat Mary Read bekerja diambil alih oleh bajak laut dan dia dipaksa untuk menjadi kru nya. Sekitar tahun 1718, Mary Read dan krunya ditangkap akan tetapi dia menerima pengampunan dari kerajaan dan bekerja sebagai privateer namun berakhir dengan sebuah penghianatan oleh Mary Read. Pada tahun 1720 Read bergabung dengan bajak laut bernama John “Calico Jack” Rackham yang pada saat itu juga berlayar bersama wanita bernama Anne Bonny. Mary Read tetap menyembunyikan identitasnya sebagai wanita hingga suatu saat Anne Bonny megetahui identitasnya sebagai seorang wanita. Mereka berdua pun menjadi dekat. Sang kapten, Calico Jack yang merupakan suami Bonny cemburu melihat kedekatan Bonny dan Read. Dia marah dan hampir merobek perut Read karena mengira Read mau menyelingkuhi istrinya hingga akhirnya Read kembali membongkar jati dirinya. Sang Kapten kemudian membiarkan Read tetap berlayar dengannya sebagai wanita.

Pada Oktober 1720, mereka diserang oleh kapal Jonathan Barnet dibawah perintah Gubernur Jamaika. Karena kebanyakan kru Jack yang sudah mabuk, mereka tidak bisa memberikan banyak perlawanan. Akhirnya kapten Jack menyerah dan mereka semua dibawa ke Jamaika untuk diadili. Bonny meminta penundaan hukuman gantung karena saat itu sedang hamil. Sesuai hukum Inggris, Mary Read dipenjara dan eksekusinya ditunda hingga dia melahirkan. Namun Read meninggal di dalam penjara karena suatu penyakit sebelum anaknya berhasil dilahirkan.

sumber : wiki, google

(bersambung)

Leave a Reply