[Otacouncil Recommendation] ReLIFE

Selamat datang di rubrik terbaru kami, Otacouncil Recommendation. Pada kesempatan kali ini, saya mikatonanodesuyo akan membahas tentang anime musim ini (yang ternyata sudah ditayangkan hingga tamat di Comico) yakni ‘ReLIFE’ dan apakah anime ini layak direkomendasikan atau tidak. ReLIFE adalah web manga populer yang dapat kalian baca di website Comico dan sejauh ini sudah terbit hingga chapter 135. Saya sendiri belum membaca web manga ini, sehingga pembahasan yang saya tulis adalah murni dari sisi anime-nya saja.

wefwe

Bayangkan kalian adalah seorang pengangguran berusia 27 tahun yang tidak kunjung mendapatkan pekerjaan tetap dan sudah lelah menjalani hidup. Lalu seseorang menawarkan kalian kesempatan untuk bisa kembali ke masa SMA selama 1 tahun dengan seluruh biaya hidup kalian ditanggung. Apakah kalian akan menerima tawaran tersebut?

Kira-kira begitulah keadaan yang dialami oleh karakter utama ReLIFE, Kaizaki Arata. Keluar dari pekerjaan pertamanya hanya dalam waktu 3 bulan, ditolak berkali-kali saat melamar pekerjaan baru, terpaksa bekerja paruh waktu di konbini, dan orang tuanya memutuskan untuk tidak mengirimkan uang lagi kepadanya. Di saat seperti itulah tiba-tiba Kaizaki bertemu dengan Yoake Ryou, seseorang dari ReLIFE Laboratory yang menawarkan sebuah pil agar Kaizaki bisa tampak muda lagi dan kembali masuk ke SMA. Jika Kaizaki setuju untuk menjadi bahan eksperimen ReLIFE ini, biaya hidupnya selama 1 tahun akan ditanggung penuh. Dan jika hasil eksperimennya memuaskan, Kaizaki berkesempatan untuk mendapatkan sebuah pekerjaan tetap. Kaizaki yang sudah berada di ambang keputusasaan tanpa ragu-ragu menerima tawaran ReLIFE tersebut.

Main Characters :

1. Kaizaki Arata (CV : Ono Kensho)

kaizaki

Pria berusia 27 tahun, jomblo, tidak punya pekerjaan tetap. Kaizaki Arata adalah shujinkou kita yang mendapatkan kesempatan untuk kembali ke kelas 3 SMA dan membangkitkan kembali semangat hidupnya dengan bergaul bersama anak-anak SMA yang berusia lebih muda 10 tahun dari dirinya.

2. Yoake Ryou (CV : Kimura Ryouhei)

yoake

Staff divisi support dari ReLIFE Laboratory. Yoake Ryou bertugas sebagai pengawas setiap gerak-gerik Kaizaki, memberikan saran atas tindakan-tindakan yang dilakukan Kaizaki selama masa ReLIFE, dan menulis laporan hasil pengamatannya tersebut untuk atasannya. Tetapi terkadang Yoake sengaja tidak memberitahu Kaizaki beberapa hal penting hanya untuk melihat Kaizaki kaget dan kebingungan. Dasar sadist

3. Hishiro Chizuru (CV : Kayano Ai)

hishi

Gadis kelas 3 SMA paling pintar di SMA Aoba. Hishiro Chizuru adalah gadis pendiam yang pandai dalam pelajaran, tetapi tidak pandai bersosialisasi. Selain sulit menghafal nama orang, Hishiron nampaknya tidak memiliki ketertarikan dengan orang lain sehingga ia tidak memiliki teman.

4. Kariu Rena (CV : Haruka Tomatsu)

rena

School life anime tanpa cewek tsundere? Gak mungkin lah ya. Ini dia cewek tsundere di ReLIFE. Kariu Rena adalah gadis yang diberkati dengan kemampuan otak dan otot yang baik. Namun dia tidak pernah merasa puas karena kalau soal nilai pelajaran, Kariu tidak bisa mengalahkan Hishiron. Sedangkan untuk urusan otot, Kariu selalu berada di belakang Tamarai Honoka, sahabatnya yang sekaligus adalah kapten tim voli.

5. Ooga Kazuomi (CV : Uchida Yuuma)

oga

Ikemen dan pandai pelajaran, tetapi tidak peka dan lemah kalau urusan otot. Ooga Kazuomi adalah cowok paling pintar di kelas Kaizaki yang selalu membantu Kaizaki dalam belajar (maklum lah umur 27 tahun tiba-tiba balik ke SMA pasti otaknya keram kalau soal pelajaran). Tapi untuk urusan romance, Ooga ini cukup gawat. Meskipun sudah pernah diberikan kode keras oleh Kariu Rena,  si tampan ini masih gak nangkep juga kalau ada yang suka sama dia.

6. Onoya An (CV : Ueda Reina)

an

Saya rasa jarang sekali school life anime yang tidak menampilkan karakter gadis berkacamata. Onoya An adalah murid pindahan yang berada di kelas Kaizaki. Sikapnya yang ramah dan supel sempat membuat Kaizaki salah tingkah (sekali lagi maklum lah jomblo 27 tahun tiba-tiba dideketin cewek SMA). Kacamata identik dengan kepandaian? Sayangnya dalam ujian pertama, nilai An lebih hancur daripada nilai Kaizaki.

The Positives : 

(+) Characters 

9

Kapan terakhir kali kamu nonton anime drama sekolahan yang tanpa fan service, tanpa episode pantai, tapi tetap menarik ditonton karena perkembangan dan interaksi antar karakternya begitu baik? Itulah yang akan kalian dapatkan dari ReLIFE. Kita disajikan beberapa karakter dengan kepribadian dan latar belakang yang berbeda-beda, memiliki masalah masing-masing, dan seiring berjalannya waktu mereka saling berinteraksi, makin membuka diri kepada satu sama lain, kemudian mencari penyelesaian untuk masalah yang mereka hadapi.

(+) Emotional Roller Coaster

10

11

Menurut saya ini adalah elemen yang sangat penting dari sebuah drama. Ada momen-momen yang bisa membuat kita senang dan tertawa lepas, dan sebaliknya ada juga yang membuat kita ikutan kesal/marah/sedih. ReLIFE sukses membawa saya melalui emotional roller coaster tersebut. Unsur komedi ReLIFE ditampilkan dengan sangat baik melalui reaksi-reaksi dan ekspresi para karakternya. Begitu juga dengan momen-momen serius yang membuat saya menatap layar dengan wajah yang tidak kalah serius. Ah iya, tentunya ReLIFE juga tidak melupakan unsur romance yang wajib ada di setiap kisah drama anak SMA. Pasangan-pasangannya sudah terlihat dari awal kok, jadi kalian tinggal menyaksikan saja bagaimana perkembangan hubungan mereka.

(+) I Can Totally Relate 

fsedfsedf

Sebagai seseorang yang umurnya tidak berbeda jauh dengan Kaizaki, saya mengerti betul kesulitan-kesulitan yang dialami Kaizaki. Saya tahu bagaimana sulitnya mencari pekerjaan, saya tahu bagaimana rasanya bekerja di sebuah perusahaan yang tidak menyenangkan, dan sama seperti Kaizaki saya juga jomb….ah sudahlah. Selama menonton ReLIFE, saya juga kepikiran terus gimana ya rasanya kalau saya bisa balik ke bangku SMA lagi. Apakah saya bisa menjadi sosok yang membawa dampak positif untuk orang-orang di sekitarnya seperti Kaizaki ataukah saya hanya akan menatap para siswi SMA dengan penuh harapan kosong selama setahun penuh?

(+) Nostalgia 

tmr

fwfwd

srdgsrgrsd

Tau lagu-lagu ini? Selamat, lu udah tua bro! Lagu-lagu yang nge-hits taun 90’an sampai awal 2000’an inilah yang menjadi lagu penutup tiap episode ReLIFE. Mungkin untuk menggambarkan lagu-lagu yang menemani masa muda Kaizaki.

The Negatives :

(-) Animation

5

6

7

Musim panas ini kita dapat menyaksikan beberapa anime dengan art dan animation yang luar biasa, misalnya Tales of Zestiria the X karya ufotable dan Shokugeki no Souma : Ni no Sara karya J.C.Staff. Sayang sekali, ReLIFE bukan salah satunya. Terdapat beberapa scene, terutama yang bukan close-up, gambar karakternya menjadi aneh dan tidak detail. Mungkin TMS Entertainment bukanlah studio yang setenar 2 studio yang telah disebutkan di atas, tapi untuk ukuran anime zaman sekarang rasanya mereka bisa melakukan yang lebih baik dari ini.

(-) 13 Episodes Are Simply NOT ENOUGH!

Saya rasa bukan saya sendiri saja yang saat selesai menonton ReLIFE kemudian berteriak “Season 2 pleaseee?!” atau “Nanti kalo masa ReLIFE nya Kaizaki sudah selesai jadinya gimana?!”. Kalau memang tujuan anime-nya adalah untuk mempromosikan web manga-nya, selamat para staff anime ReLIFE, kalian sukses. Saya akan segera membaca web manga ReLIFE.

(-) BGM

Ini mungkin masalah selera saja. Menurut saya, BGM bukan merupakan daya tarik dari ReLIFE. Tentu saya tidak mengharapkan iringan musik latar yang selevel dengan karya-karya Kajiura Yuki atau Sawano Hiroyuki, tapi iringan musik latar ReLIFE terasa monoton dan kurang variasi alat musik. Kebanyakan hanyalah lantunan piano dengan melodi yang mengulang-ulang. Bukannya tidak cocok dengan adegannya, tapi terasa agak hambar saja.

Conclusion :

ReLIFE adalah anime school drama dengan perkembangan dan interaksi karakter yang sangat baik. Bagi kalian yang mengharapkan fan service, maaf kalian harus mencarinya di anime lain. Saya adalah tipe orang yang malas membaca manga dan lebih senang menonton versi anime dari suatu karya. Tapi ada beberapa judul anime yang berhasil memaksa si pemalas ini untuk membaca versi manga-nya, contohnya ya ReLIFE ini. Itu menunjukkan betapa saya menyukai kisah dan karakter-karakter yang disuguhkan oleh ReLIFE. Terlepas dari banyaknya sisi positif anime ReLIFE, animasi dan musik termasuk dalam aspek-aspek yang perlu ditingkatkan menurut saya. Dan saya yakin bagi siapapun yang menyukai anime ReLIFE, 13 episode ini tidak akan cukup.

Recommended?  YES!

8

Sekian review anime ReLIFE dari saya. Sampai berjumpa di Otacouncil Recommendation berikutnya!

Facebook Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!