[BIJAC 2017] Interview Eksklusif OtaCouncil Bersama Tuna, Cosplayer Imut Dari Korea yang Ngegemesin

JAKARTA, OtaCouncil.com – Pada tanggal 27 Agustus 2017 yang lalu, adakah dari kalian yang hadir di event BIJAC no Tanjoiwai 10 yang diselenggarakan oleh Binus International Japanese Art & Culture Club? Event jejepangan tahunan yang bertempat di kampus Binus International ini mengundang guest star cosplayer dari luar negeri yaitu Chihiro feat. SZU Brooks, Saida, dan Tuna. OtaCouncil mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai salah satu dari guest cosplayer tersebut yaitu Tuna yang berasal dari Korea Selatan. Berikut hasil wawancara staff kami dengan Tuna.

Q : Sudah berapa lama Tuna menjalani hobi cosplay dan karakter apa yang paling pertama Tuna cosplaykan?

Tuna : Aku mulai bercosplay pada tahun 2000, jadi kira-kira sudah 17 tahun. Karakter cosplay pertamaku adalah Athena dari King of Fighter.

Q : Hal apa sih yang membuat Tuna tertarik dengan cosplay?

Tuna : Pertama karena aku suka dengan anime, manga, dan game. Saat di sekolah dulu aku masuk ekskul manga dan senior-seniorku di sana banyak yang suka dengan cosplay. Akupun jadi tertarik untuk cosplay juga karena aku ingin menjadi mirip dengan karakter-karakter yang aku sukai.

Q : Siapa sih cosplayer yang Tuna kagumi?

Tuna : Kalau di Korea aku mengagumi Tasha dari tim Spiral Cats dan aku juga suka dengan Elly dari Taiwan. Aku sangat senang dan kagum melihat mereka karena setiap tampil kostumnya selalu bagus dan stage act nya juga keren.

Q : Apakah ada cosplayer dari Indonesia yang Tuna kenal?

Tuna : Kalau cosplayer Indonesia aku tahu Edelyn, Saida yang memberi tahu aku tentang dia.

Q : Selain di Indonesia, Tuna pernah menjadi guest cosplayer di negara mana saja?

Tuna : Aku pernah ke Filipina, Singapura, dan Thailand. Di Indonesia sendiri aku juga pernah ke Surabaya.

Q : Adakah moment yang tidak terlupakan selama Tuna bercosplay?

Tuna : Waktu itu aku ada photo shoot untuk cosplay Touhou Project. Aku seharusnya mengenakan kostum yang sama untuk 2 lokasi photo shoot, tetapi setelah sesi photo yang pertama aku malah pulang dan meninggalkan kostum yang seharusnya kupakai itu. Setelah tiba di lokasi photo shoot kedua, aku harus minta jasa delivery untuk mengantar kostumku yang ketinggalan. 

Q : Apakah ada perbedaan antara event cosplay di Korea Selatan dan di Indonesia?

Tuna : Kalau aku lihat di Korea itu kelebihannya banyak cosplayer yang mengenakan kostum dengan bahan kain dan kostumnya memang bagus-bagus. Sedangkan di Indonesia itu menurutku banyak cosplayer yang bagus dengan kostum armor dan property nya seperti senjata-senjata. 

Q : Apakah ada makanan Indonesia yang Tuna suka?

Tuna : Aku suka makan ikan, di Indonesia aku suka sama ikan gurame! Sate ayam juga aku suka!

Q : Apakah ada makanan Korea yang Tuna ingin rekomendasikan ke penggemar di Indonesia?

Tuna : Silahkan coba yangnyeom chicken (Korean sweet & spicy fried chicken) dan samgyeopsal (pork belly).

Q : Adakah karakter yang Tuna suka dan ingin cosplaykan tapi belum kesampaian?

Tuna : Aku saat ini sedang mengerjakan kostum untuk Futaba dari Persona 5, mungkin dalam waktu dekat akan selesai. Aku juga ingin cosplay sebagai Gwendolyn dari game Odin Sphere tapi aku sedang memikirkan bagaimana cara untuk membuat armor dan sayapnya. 

Q :  Bagaimana impresi Tuna terhadap para penggemar di Indonesia? 

Tuna : Aku senang karena bisa diundang ke Indonesia dan respon dari penggemar di sini juga bagus, terima kasih. Kalau ada kesempatan lagi, aku ingin bisa datang kembali ke Indonesia dan bertemu lagi dengan para penggemar di Indonesia. 

Terima kasih tim panitia BIJAC no Tanjoiwai 10 yang sudah memberikan kesempatan wawancara ini kepada OtaCouncil. Sukses terus untuk Tuna, semoga cosplay nya makin kece dan kawaii ya 🙂

Oiya buat yang mau lihat-lihat Tuna sudah pernah cosplay apa aja sih, langsung aja like Facebook page TUNA Cosplayer ya!

 

One Comment

Leave a Reply