Tidak Semua Manga Yang Diadaptasi Menjadi Anime Disukai Oleh Mangakanya, Beberapa Bahkan Bisa Menghancurkan Karir Mangakanya

Para mangaka pasti sebagian besar senang ketika karya buatannya mendapatkan adaptasi anime. Apalagi anime merupakan salah satu media promosi terbaik yang bisa meningkatkan penjulan manganya. Tapi tidak sesuai adaptasi anime berjalan mulus, terkadang malah ada pertikaian antara mangaka & sutradara anime yang berakibat panjang. Kali ini Admin akan memberi contoh beberapa kasus dimana Mangaka tidak suka ketika manganya diadaptasi menjadi Anime.

Anime Fruits Basket memang cukup sukses & populer, tapi sejak animenya tayang 16 tahun yang lalu kenapa tidak ada anime baru ? padahal banyak para fansnya yang menginginkan ada anime baru ? Saat produksi animenya dulu, Takaya-sensei terlibat langsung mengawasi proses produksinya, tapi beliau selalu terlibat konflik dengan Sutradara Akitaro Daichi tentang hal-hal kecil. Agar tidak menganggu proses produksi, Studio Deen waktu itu memutuskan menghiraukan semua masukan Takaya-sensei. Tentu saja Takaya-sensei tidak terima dengan hal tersebut sehingga beliau tidak akan mengijinkan manganya dijadikan anime lagi.

Anime Kumamiko yang tayang tahun lalu awalnya berjalan lancar dan mendapatkan pujian, tapi semuanya berubah ketika episode terakhir tayang yang menceritakan cerita Original. Sang Mangaka Yoshimoto Masume sangat tidak menyukai episode tersebut sampai menulis kecaman & kekecawaannya di blognya. tapi post diblognya segera dihapus dan diganti ucapan terima kasih kepada para staff anime.

Tidak ada yang menyangka di balik suksesnya Anime Kare Kano ada pertikaian di baliknya. Dulu setelah Gainax membuat Neon Genesis Evangelion, Sutradara Legendaris Hideaki Anno mencoba membuat anime dengan cerita ringan dan beliau memutuskan mengadaptasi Manga Kare Kano buatan Tsuda. Tapi konflik timbul ketika menentukan arah animenya, Anno lebih menginginkan fokus ke dialog dengan bumbu komedi dan mengurangi hal-hal kelam lainnya, sedangkan Tsuda ingin tetap fokus ke karakter dan plot.

Akibat pertikaian tak kunjung henti tersebut, Anno terpaksa berhenti menjadi sutradara setelah episode 13. Kemudian posisinya digantikan oleh Tsurumaki Kazuya yang mengerjakan episode sisanya. Tapi walau akhirnya sukses, Tsuda tetap tidak mau mengijinkan Gainax untuk membuat kelanjutan Anime Kare Kano.

Gara-gara Anime Sensual Phrase karir Mangaka Shinjo Mayu harus berhenti. Karena Anime tersebut dibuat tanpa persetujuannya dan beliau merupakan orang terakhir yang tau tentang adaptasi anime tersebut, apalagi beliau tidak diijinkan memberi masukan saat produksi. Akhirnya Mayu-sensei muak dengan situasi ini dan meninggalkan Shogakukan di Tahun 2007.

Perpisahannya dengan Shogakukan juga tidak berjalan mulus, karena Shogakukan mengancam tidak akan mencetak lagi manga buatannya dan terpaksa menyewa pengacara untuk menyelesaikan masalah secara hukum. Sekarang beliau menikmati karir barunya dengan menulis berbagai manga bertema Boy’s Love.

One Comment

Leave a Reply