[Eroge Review] Saya no Uta, Kisah Cinta Beda Spesies Ala Urobuchi Gen

Sebenarnya setelah membuat review eroge untuk Totono beberapa hari yang lalu, Masa-san tidak mempunyai rencana untuk membuat review eroge lagi dalam waktu dekat. Tapi karena ada request, maka kali ini saya akan mengulas salah satu eroge legendaris buatan Nitro+ yaitu Saya no Uta. Saya no Uta & Totono sama-sama eroge yang bermakna penting bagiku, karena keduanya sama-sama membuat aku trauma. Eroge yang dirilis 26 Desember 2003 ini mempunyai konten kasar yang cukup banyak seperti pembunuhan, pemerkosaan, kanibal, dan adegan bercinta yang hardcore. Karena itu saya sarankan anda siapkan mental terlebih dahulu jika ingin membaca review ini atau memainkan erogenya.

Cerita dimulai ketika seorang mahasiwa bernama Sakisaka Fuminori bersama kedua orang tuanya mengalami kecelakaan. Kedua orang tua Sakimori meninggal dunia, tapi Sakimori selamat dalam keadaan yang tidak terlalu bagus. Karena walau fisiknya dinyatakan normal, tapi seluruh benda disekitarnya menjadi sangat Gore karena berubah menjadi dipenuhi daging merah, para dokter & perawatnya juga menjadi monster yang mengerikan, bahkan makanan juga bernasib sama dan ditambah baunya sangat memuakkan bagi Fuminori.

Dengan keadaan yang luar biasa kacau dan tidak ada yang bisa memahami penderitaannya, Fuminori mengalami tekanan mental yang berat dan akhirnya berusaha bunuh diri. Tapi beliau batal bunuh diri karena beliau melihat secerah harapan yaitu Gadis bernama Saya, di dunia bagaikan neraka ini, hanya Saya yang tampak bagi manusia normal di hadapan fuminori.

Awalnya Fuminori ragu apakah yang dilihatnya tersebut hanya halusinasinya saja, tapi ternyata itu memang kenyataan karena Fuminori bisa menyentuh & merasakan Saya. Saya ada di rumah sakit karena mencari ayahnya bernama Prof Ougai yang sudah menghilang dalam waktu yang cukup lama. Karena tidak mau kehilangan satu-satunya cahaya harapan, Fuminori mengajak Saya untuk tinggal di rumahnya. Tapi Saya tidak bisa memberikan jawaban pasti, besok paginya ketika Fuminori pulang ke rumahnya ternyata sudah ada Saya yang menunggu.

Kehidupan baru Fuminori pun dimulai dan tak butuh waktu lama hubungannya dengan Saya berubah menjadi seperti pasangan suami istri baru. Dibalik tubuhnya yang kecil, Saya mempunyai nafsu sexual yang besar, sehingga mereka berdua sering sekali bercinta. Tapi reputasi Fuminori saat diluar rumah justru sangat buruk, apalagi beliau menolak dengan kasar sekali pernyataan cinta dari gadis bernama Tsukuba Yoh (Wajar saja sih, karena Yoh hanya terlibat sebagai tumpukan daging dimata Fuminori).

Teman dari Tsukuba Yoh yaitu Takahata Oumi & Tonou Kouji yang mengetahui hal itu tentunya sangat marah dan Oumi langsung pergi ke Rumah Fuminori. Tapi setelah sampai Oumi malah terkejut setengah mati, karena rumah fuminori dipenuhi bau yang aneh dan warna dinding yang sangat abstrak. Tak lama kemudian ada mahluk mengerikan yang tiba-tiba muncul dan langsung menyerang Oumi.

Ketika sampai di rumah, Fuminori melihat Saya yang sedang asyik makan sesuatu yang berbentuk seperti Jelly. Ini adalah pertama kalinya Fuminori melihat Saya makan, dan bahkan bagi Fuminori yang otaknya sudah tidak beres sekalipun, makanan yang dimakan saya terlihat menggiurkan, sehingga mereka berdua akhirnya makan bersama untuk pertama kalinya.

Oumi yang menghilang tiba-tiba membuat Kouji khawatir dan mulai mencurigai Fuminori. Suatu hari Kouji menguntit Fuminori masuk ke Rumah Prof Ougai yang sudah ditinggalkan. Di rumah itu Kouji menemukan banyak pemandangan mengerikan seperti tulang mahluk-mahluk kecil dan pada akhirnya Fuminori merasakan kehadiran Kouji dan memperingatinya agar tidak dekat-dekat dengan dia lagi. Ketika sampai di rumah, Saya mengilang dan membuat Fuminori panik setengah mati. Tengah malam Saya akhirnya kembali dan dia ternyata baru mencuri catatan medis dari rumah sakit untuk mempelajari penyakit yang diderita Fuminori.

Karena tidak mendapatkan info apapun dari Fuminori, Kouji kali ini berusaha mengorek info dari dokter yang mengurus Fuminori yaitu Tanbo Ryouko. Kouji kemudian mendapatkan banyak informasi mengejutkan seperti Prof Ougai ternyata tidak mempunyai keluarga dan hal yang berkaitan dengannya adalah Rahasia besar yang hanya diketahui sebagian kecil orang di Rumah sakit. Untuk menguak misteri ini, Kouji & Ryouko memutuskan bekerja sama.

Esok harinya, Fuminori & Saya kembali mencari petunjuk tentang Prof Ougai. Saya kemudian bertemu dengan tetangga Prof Ougai yang ternyata mempunyai masalah yang sama dengan Fuminori. Beliau hidup sendirian dalam penderitaan karena teman & keluarganya yang terlihat seperti monster telah dibunuhnya, ketika melihat Saya yang normal bagaikan gadis biasa, Dia langsung memperkosanya. Fuminori yang mengetahui Saya diperkosa langsung membunuh sang pelaku. Saya kemudian menjelaskan kalau Sang tetangga sebenarnya tidak bersalah, tapi dirinya sendirilah yang salah. karena dulu si Tentangga menjadi kelinci percobaan untuk mengetes kemampuan Saya dalam memodifikasi manusia.

Mendengar penjelasan tersebut, Fuminori menyadari akhirnya kalau wujud asli Saya bukanlah gadis cantik seperti yang dilihatnya sekarang, melainkan berwujud monster yang mengerikan. Selain itu setelah membunuh manusia, Fuminori merasa tidak bisa mundur, apalagi mayat korbannya yang terlihat sangat lezat menjadi pertanda kalau Fuminori telah menjadi Kanibal.

Saya mengatakan kepada Fuminori kalau dirinya bisa mengembalikannya menjadi Normal. Apakah yang akan dipilih Fuminori, apakah kembali menjadi normal dan melihat kenyataan yang menakutkan ? atau tetap hidup di dunia mengerikan ini bersama Saya ? Jawabannya bisa anda dapatkan sendiri dengan langsung memainkan erogenya, karena saya akan tidak akan menspoiler lebih lanjut ceritanya.

Endingnya nanti ada 3 macam dan tidak ada Solusi sempurna dari semua ending yang ada, setiap ending mempunyai sisi baik & buruknya masing-masing. Buat anda yang suka dengan cerita yang sangat emotional cobalah Saya no Uta, karena menurutku ini adalah satu Eroge terbaik yang dibuat oleh Nitro+ & Urobuchi Gen. Saya no Uta juga mempunyai versi English yang diterbitkan oleh JAST USA, jadi sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak memainkan karena kendala bahasa.

CG & Background yang menjijikan di Saya no Uta bermaksud agar pemain bisa membayangkan & mengerti perasaan Fuminori yang tinggal di dunia mengerikan seperti itu. Walaupun banyak illustrasi mengerikan, tapi semuanya masih dalam tahap yang masih bisa ditolerir, yang membuat suasana menjadi mencekam justru gaya penulisan Urobutcher yang luar biasa. BGM aneh & mengerikan yang dibawakan oleh ZIZZ Studio juga membuat para pemain semakin resah, satu-satunya BGM yang normal mungkin hanya ketika Fuminori bersama Saya.

Salah satu keunggulan Eroge ini adalah penulisan Urobutcher yang luar biasa. Kita bisa merasakan perkembangan Fuminori yang semula depresi dan menemukan kembali tujuan hidupnya setelah bertemu Saya, bahkan ketika mereka berdua mencapai titik terendah dan menjadi penjahat sekalipun, kita masih dibuat simpati dengan keadaan mereka berdua. Dibalik dunia yang kacau di Saya no Uta ada kekuatan cinta yang luar biasa, Fuminori rela melakukan apapun demi Saya dan begitu juga sebaliknya.

Umumnya eroge bertujuan membangkitkan perasaan bahagia pembacanya, tapi berbeda dengan Saya no Uta yang bersusaha menyentuh sisi emosi lain dari pemain. Saya no Uta juga memberi banyak pertanyaan filosofis kepada para pemainnya. Apakah tindakan salah yang kita anggap salah selama ini, betul-betul salah ?

Dulu para pemainnya juga sempat terbagi menjadi beberapa pihak seperti Pihak yang mendukung keputusan Fuminori, karena mereka merasa jika diposisi yang sama akan melakukan hal yang sama dengan Fuminori. Selain itu juga ada yang mengutuk Fuminori karena alasan moral yang jelas, alasan tersebut juga bisa kupahami, karena jika ada orang didekatku yang melakukan hal sama seperti Fuminori & Saya, maka aku menganggap pembuatan mereka itu sangat Hina. Bagaimana dengan kalian, apa tanggapannya setelah memainkan Saya no Uta ?

Buatku Saya no Uta merupakan masterpiece yang luar biasa, tapi rasanya mental saya tidak cukup kuat untuk memainkannya lagi dan saya memang tidak ingin memainkannya lagi walaupun dipaksa sekalipun.

Story : 85/100
Music : 90/100
Character : 90/100
Voice : 80/100
Art : 80/100

FINAL SCORE : 85/100

Leave a Reply