Cerita “Fate Grand Order Epic Of Remnant Chapter 3 ~ Shimosa” Dicurigai Meniru Cerita Novel “Makai Tensho”

Para Pemain Mobage Fate/Grand Order pasti anda sudah tau kalau Epic of Remnant Chapter 3 ~ Shimosa baru saja dirilis minggu lalu. Kemunculan EoR 3 tersebut sudah ditunggu-tunggu oleh para pemainnya, tapi saat bermain banyak yang menyadari kalau banyak sekali kemiripannya dengan Novel Fantasy Legendaris yaitu Makai Tensho.

Makai Tensho merupakan Novel Fantasy buatan Futaro Yamada yang menceritakan apa jadinya jika Mori Souiken selamat dari Pemberontakan Shimabara. Beliau kemudian dibantu Shousetsu Yui mempelejari Teknik Makai Tansho yang bisa membangkitkan orang mati dan menjadikannya anak buahnya. Souiken kemudian menghidupkan banyak pahlawan legendaris seperti Shiro Tokisada, Miyamoto Musashi, dan Araki Mataemon. Pasukan berisi banyak pahlawan legendaris tersebut akan digunakan Souiken untuk membalas dendam kepada Shogunate, tapi sayang salah satu pahlawan yang dibangkitkannya yaitu Yagyuu Jubei Mitsuyoshi memberontak dan berusaha menghentikan Souiken.

Novel tersebut cukup terkenal di jepang sehingga mendapatkan banyak adaptasi seperti Adaptasi Live Action di Tahun 1981, 1986, 1996, dan 2003 & Adaptasi Stage Play di Tahun 1983 & 2006 & Adaptasi Anime di Tahun 1997. Selain itu juga ada 5 macam Adaptasi Manga Makai Tensho yang dikerjakan oleh Ishikawa Ken, Shinzo Tomi, Shoko Toba, Naoko Kugo, dan Masaki Segawa. Sayangnya karya seterkenal ini hanya ada 1 Adaptasi Game untuk Platform PS2 yang dikerjakan oleh Tamsoft & D3 Publisher.

Beberapa orang juga sudah ada yang mendata kemiripan di Makai Tensho & EoR 3, Berikut dibawah ini adalah beberapa contohnya :

  • Adanya Monolog Musashi
  • Pengguna Kekuatan Jahat yang mensummon pahlawan terkenal untuk dijadikan mesin pembunuh
  • Para Pahlawan yang dibangikitkan tersebut juga tidak bisa dibunuh dengan cara normal
  • Ada adegan dimana Protagonist melihat desa dimana penduduknya dibunuhnya, tapi sang protagonist bersembunyi
  • Onui mengisi peran sebagai gadis petani
  • Para Jendral hanya bisa dikalahkan dengan pedang buatan Muramasa
  • Cerita EoR 3 sampai Chapter 4 ketika kau belum sampai kota hampir sama dengan Makai Tensho
  • Kemunculan Muramasa, Inshun dan Yagyu
  • Pertempuran terakhir yang dilakukan di Istana yang terbakar
  • Amakusa menjadi Final Boss (Bagian ini tidak ada di novel, tapi ada di Adaptasi Manga)

DelightWorks & Type-moon sepertinya sudah lama merencanakan EoR 3 sebagai penghormatan kepada Makai Tensho. Hal tersebut bisa dilihat dari Status Servant Amakusa Shiro yang mempunyai dialog tersembunyi berhubungan dengan Inshun sejak dulu. Masalahnya sekarang apa EoR 3 yang dibuat sebagai penghormatan & terinspirasi Makai Tensho bisa dikategorikan sebagai Plagiarisme ?

Karena adanya laporan soal kemiripan Makai Tensho & EoR 3, Maka Asosiasi Novelis Jepang sedang berusaha mengecek ke DelightWorks dan pihak lain yang terlibat terlebih dahulu (Belum masuk proses investigasi secara hukum dan belum ada peringatan). Toei Animation selaku Studio yang mengerjakan Adaptasi Animenya di Tahun 1997 juga sedang menyelidiki soal hal ini.

Pengarang Makai Tensho sendiri yaitu Futaro Yamada sudah meninggal dunia di Tahun 2001 sehingga tidak bisa dimintai Komentarnya. Sementara Kadokawa yang memegang Lisensi Novel & Movie Makai Tensho belum memberikan keterangan apapun.

Untuk sementara masih belum ada pernyataan mengenai DelightWorks maupun Aniplex mengenai masalah ini. Tapi jika masalah ini berkembang menjadi lebih buruk, maka tidak mustahil kalau EoR 3 nanti dihapus dari FGO. Btw, perlu diketahui orang yang melaporkan masalah ini, sebelumnya juga pernah melaporkan masalah Gacha Rate FGO yang dianggapnya tidak adil, tapi sayangnya laporannya waktu itu tidak mendapatkan tanggapan.

Source: Yaraon, PPR

Leave a Reply