Akibat Durasi Justice League Dipotong 50 Menit, Para Fans Menuntut CEO Warner Bros “Kevin Tsujihara” Untuk Turun

Film yang ditunggu-tunggu oleh para penggemar Superhero di seluruh dunia yaitu Justice League akhirnya rilis beberapa hari yang lalu. Film tersebut juga direct sequel dari Man of Steel & Batman VS Superman dan sekaligus mengakhiri Trilogy Superman. Tapi sayangnya walaupun filmnya cukup memuaskan, banyak fans yang menyadari ceritanya kurang solid dan banyak plothole, selain itu banyak adegan di trailer yang dipotong. Ternyata penyebabnya adalah CEO dari Warner Bros yaitu Kevin Tsujihara yang memotong paksa durasi Justice League yang semula menjadi 2 Jam 50 menit, menjadi hanya 2 jam saja.

Selain itu saat Zack Snyder terkena tragedy keluarga, Tsujihara bukannya mensupport & melindunginya, malah mendorongnya keluarnya dan menggantinya dengan Joss Whedon yang membuat aura di filmnya menjadi campur aduk, karena banyak yang diganti & dihapus. Lebih parahnya lagi, Composer yang semula dijabat Junkie XL juga diganti menjadi Danny Elfman di detik-detik terakhir yang membuat musik yang ada di Justice League terasa sangat datar. Padahal Junkie XL sudah membuat banyak musik luar biasa di Man of Steel & Batman VS Superman.

Gara-gara pemikiran idiot Tsujihara yang mengira dengan durasi lebih pendek akan mewujudkan pemutaran lebih banyak yang berarti pemasukan lebih banyak, Reputasi Justice League malah hancur di kalangan para fans, padahal dulu saat Batman VS Superman dicerca habis-habisan oleh Kritik, banyak fans DC yang membela, sekarang malah banyak Fans DC yang juga ikut mengkritik Justice League yang sudah dikacaukan oleh Tsujihara. Pendapatan dari Justice League juga menyedihkan yaitu 94 Juta USD di Amerika & 184 Juta USD di Seluruh Dunia yang menjadikannya Film DCEU dengan pendapatan terendah.

Hanya ada 2 Film DCEU yang selamat dari campur tangan Tsujihara, yang pertama adalah Man of Steel, karena film tersebut dibuat sebelum Tsujihara jadi CEO dan yang kedua adalah Wonder Woman. Sebenarnya untuk kasus Wonder Woman, Tsujihara sempat menginginkan adegan No Mans Land dihapus, tapi untunglah Patty Jenkins menolaknya & melawannya dengan tegas. Seperti yang kalian tau Adegan No Mans Land menjadi salah satu adegan terbaik di Wonder Woman yang juga membuat filmnya sukses besar.

Hal ini juga membuktikan kalau Sutradara dibiarkan menjalankan pekerjaan tanpa campur tangan Tsujihara, maka besar kemungkinan film tersebut sukses. Sedangkan karena campur tangan Tsujihara, banyak film menjadi kacau reputasinya seperti yang terjadi kepada Batman VS Superman & Suicide Squad yang durasinya dipangkas habis-habisan. Selain itu Hashtag #FireTsujihara juga memenuhi Media Sosial & Juga ada Petisi yang menuntut dibuatnya Justice League Versi baru dimana Adegan buatan Zack Snyder & Musik buatan Junkie XL dikembalikan.

Berbeda dengan Marvel yang sudah punya Timeline yang jelas untuk film berikutnya, Akibat Tsujihara Timeline DCEU juga menjadi berantakan. Sehingga film berikutnya yang sudah pasti akan tayang hanyalah Aquaman yang sudah masuk proses editing dan Shazam yang sudah memulai proses Syuting. Saya harap Eksekutif Warner Bros mau mendengar kecemasan para Fans, dan memilih CEO lain yang orientasinya tidak hanya seputar uang seperti Tsujihara.

Source : Bleeding Cool & Forbes

2 Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.