Wah!! Dua Aktor JAV Terkenal Jepang Ini Buka-Bukaan Menceritakan Pengalamannya Selama Bekerja Di Industri Film Dewasa Dalam Wawancara Ini!

Jepang, menyebut negara ini tentu dalam benak para pembaca akan muncul berbagai hal yang terkenal dari negara sakura tersebut, sebut saja sushi, anime dan tentu saja yang kontroversial JAV. Jepang adalah salah satu negara yang melegalkan industri film dewasa. Setiap tahun negara tersebut bisa memproduksi lebih dari 30.000 judul film dewasa termasuk judul internet dan ilegal. Meskipun begitu, hanya sedikit dari para artis JAV yang mau berbagi tentang pengalaman hidup mereka dalam industri tersebut sehingga para penikmat JAV hanya terbuai dalam berbagai adegan erotis dalam film tersebut tanpa mengetahui realita sebenarnya.

Nobita dari Find Your Love in Japan berusaha mengungkap realita tersebut dan berhasil membawakan segmen interview dengan dua bintang JAV pria terkenal bernama Shimiken dan Taku Yoshimura. Tanpa banyak basa basi yuk kita nikmati saja wawancara beliau tentang pengalamannya selama bekerja dalam industri film dewasa Jepang :

Nobita : Dapatkah kamu memperkenalkan diri dan beritahu sedikit hal tentangmu?
Shimiken : Saya telah bekerja dalam industri ini selama 20 tahun dan telah tampil dalam 9300 video porno. Saya sudah melakukan seks dengan 10.000 wanita. Saya Shimiken, bintang porno pria dari Jepang senang bertemu dengan anda.

Nobita : Saya kehabisan kata-kata melakukan seks dengan 10.000 wanita, seperti apa debut video porno pertamamu?
Shimiken : Debut pertama saya adalah film AV genre memakan feses.

Nobita : Makan feses? Apa itu maksudnya? Kamu benar-benar memakan feses?
Shimiken : Iya feses betulan. Ada genre AV bernama Scatology dalam video porno Jepang karena ada banyak juga pria di Jepang yang terangsang dengan feses wanita. Jadi video debut pertama saya adalah seorang aktris AV yang buang air besar diwajah saya dan saya memakannya. Sebagai aktor porno pria pada awal karirmu kamu harus melakukan apapun. Kamu tidak dapat memilih pekerjaan yang kamu inginkan. Apapun pekerjaan yang diberikan padamu harus kamu lakukan suka ataupun tidak suka. Jika tidak, kamu tidak akan bisa bertahan lama dalam industri ini sebagai aktor porno pria.

Taku Yoshimura : Nama saya Taku Yoshimura, saya sudah 23 tahun memulai karir sebagai bintang porno pria. Saya berumur 48 tahun tahun ini yang berarti saya sudah menjadi bintang porno pria sejak saya berumur 25 tahun. Saya memasuki industri ini setelah saya lulus kuliah. Saya tidak tahu dengan dengan industri lainnya. Sepanjang karir, saya terlibat dalam industri pornografi di Jepang. Orang-orang banyak yang bertanya kepada saya sudah berapa banyak video porno yang saya perankan. Hmmm saya pikir saya sudah muncul di 7.000 film porno sejauh ini.

Nobita : Bagaimana kalian bisa terjun dalam industri ini?
Shimiken : Alasan saya menjadi artis porno pria adalah saya berpikir ini adalah pekerjaan dimana saya bisa bersinar. Bertumbuh, saya adalah seorang pengidap coprophilia yang berarti saya memiliki hasrat yang kuat untuk memakan feses wanita. Kamu tahu, anak-anak selalu dipenuhi rasa ingin tahu, jadi beberapa diantara mereka pasti ada yang bermain dengan feses bukan? Tetapi saya tidak seperti itu saya lebih serius, seperti “Saya benar-benar mau memakan feses!” Saya anak yg seperti itu. Tetapi yang jelas saya tidak dapat memberitahu siapapun di tentang kecenderungan seksual saya. Saya sangat khawatir dengan reaksi mereka. Saya takut dicap sebagai orang cabul. Jadi saya tidak dapat mengutarakannya. Melihat kebelakang sekarang, saya selalu ditekan. Ketika saya berumur 15 tahun saya menonton video porno judulnya adalah Coprophilia Family Robinson kamu tentu tahu banyak parodi film porno di Jepang bukan? Ada serial TV fiksi ilmiah Amerika yang berjudul Lost in Space. Serial ini sangat terkenal di Amerika. Coprophilia Family Robinson adalah video porno parodi dari serial Lost in Space. Video itu pada dasarnya menunjukkan keluarga harmonis yang memakan feses. Menonton film tersebut mengubah hidup saya. Saya pikir kedenderungan seksual saya adalah buruk dan saya tidak boleh mengutarakannya selamanya. Tetapi saya menemukan hal tersebut diterima dalam industri film porno meskipun ada hal yang tidak pernah bisa saya katakan kepada siapapun dalam hidup saya. Saya berpikir ini adalah tempat dimana saya benar-benar dapat mengekspresikan diri saya. Saya merasa ini tempat dimana saya berasal. Itulah alasannya kenapa saya memutuskan untuk menjadi bintang porno pria di Jepang. Sesuatu yang membuatmu merasa tertekan benar-benar berubah menjadi orisinalitasmu sendiri. Kita semua memmpunyai sesuatu hal yang kita rahasiakan karena masyarakat membuat kita untuk tidak dapat mengekspresikannya. Namun ada suatu tempat dimana kamu dapat melakukannya bahkan kamu bisa menjadi pahlawan. Saya percaya selalu ada tempat dimana kamu bisa menjadi dirimu sendiri bahkan jika kamu tidak dapat menemukannya kamu dapat menciptakan tempat tersebut.
Taku Yoshimura : Ketika saya kuliah, saya bergabung dengan klub film. Itu seperti tim produksi film dan kita membuat banyak sekali film. Senior saya dalam klub mempunyai koneksi dengan studio film porno. Mereka sering membantu secara sukarela produksi film tersebut karena studio kekurangan tenaga dan tenaga tambahan sering diperlukan. Seniorku dalam klub membawaku, maksud saya, junior-junior dalam klub. Itulah awalnya bagaimana saya bisa bergabung dalam industri ini. Saya sebenarnya bekerja paruh waktu disana, stelah lulus kuliah saya menjadi staff penuh disana.

Nobita : Kamu tahu di Jepang jika kamu mengatakan ingin menjadi bintang porno pria kedengarannya seperti tidak tulus. Apakah kamu ada keraguan seperti itu pada saat bergabung dalam industri?
Shimiken : Tidak sama sekali sebenarnya ketika saya masih kecil saya selalu merasa tertekan untuk mendapatkan nilai akademik yg bagus. Orang tua saya sangat keras tentang pendidikan. “Kuliah di universitas terkenal dan dapatkan pekerjaan yg stabil” mendengarkan hal tersebut terus kamu pasti ujung-ujungnya berpikir “Siapa peduli?”. Saya selalu menginginkan melakukan sesuatu yang orang pada umumnnya tidak melakukannya. Sekali saya memutuskan untuk menjadi bintang porno pria tidak ada yang dapat menghentikan saya. Jika kamu menemukan tempat dimana kamu dapat bersinar kenapa kamu harus ragu untuk pergi kesana? Kamu dapat melakukan apa yang kamu suka disana.
Taku Yoshimura : Tidak ada sama sekali seperti banyak pria muda pada umumnya saya sangat suka menonton film porno. Ketika saya muda jika kamu ingin menonton film porno maka kamu harus menyewanya di tempat rental video. Kami tidak memiliki internet waktu itu, jadi kami tidak dapat menonton film porno secara online. Ketika saya akhirnya berumur 18 tahun dan dapat menonton film porno secara legal, saya dengan senang hati bergegas ke tempat rental video dan mulai menonton banyak film porno. Akhirnya, saya benar-benar ingin melihat wanita telanjang secara langsung dan tidak ada yang dapat menghentikan saya melakukan hal tersebut.

Nobita : Bagaimana reaksi keluarga dan temanmu ketika kamu memutuskan utk bergabung dalam industri ini?
Shimiken : Teman saya bereaksi seperti “Itu akan cocok denganmu!”
Nobita : Mereka tidak ada yang terkejut dan bagaimana dengan orangtuamu?
Shimiken : Sebenarnya jika kamu suka dengan PC maka kamu akan senang bekerja dalam industri IT. Ini adalah yang sama\ dan itu alami. Orangtua saya merasa kecewa tetapi lumrah terjadi. Jika kamu masih sekolah, mungkin kamu masih diijinkan utk melakukan hal yg bodoh. Akan tetapi setelah tamat kuliah dan mulai bekerja semua orang khawatir tentang bagaimana orang lain akan melihat mereka. Hidupmu adalah milikmu bukan milik orang lain kenapa kamu harus peduli tentang bagaimana orang lain akan melihatmu. Kebahagiaanmu tidak bisa didefinisikan oleh orang lain. Saya selalu berpikir tentang itu dan saya hanya ingin melakukan hal yang ingin saya lakukan. Itu mudah, tanpa memperhatikan bagaimana saya dilihat oleh orang lain dan lihat saya yang sekarang. Ketika saya pertama kali bekerja sebagai bintang porno pria semua orang memandang rendah saya. Tetapi sekarang saya memiliki penghasilan lebih banyak daripada orang di Jepang rata-rata. Saya menarik perhatian yang signifikan di Jepang dan saya kaya.
Taku Yoshimura : Saya tidak memberitahu banyak org ketika saya bergabung dengan industri ini pada awalnya. Sebenarnya saya berpikir itu hanya untuk sementara. Saya tidak melihatnya sebagai pekerjaan jangka panjang. Kamu tahu saya melihatnya hanya sebagai pekerjaan satu atau dua kali saja.
Saya merasa saya tidak mendapat reaksi yang buruk karena teman-teman saya bekerja part time pada studio yang sama. Pada tiga tahun pertama, saya bekerja sebagai staff produksi bukan sebagai bintang porno pria. Saya melakukan banyak tugas seperti membawa peralatan produksi, mencuci kostum, mempersiapkan makanan, dll. Pada akhirnya saya ingin terlibat dalam syuting film porno dengan cara yang berbeda. Jadi saya menjadi pekerja paruh waktu utk bekerja sebagai aktor porno pria. Itu ketika saya berumur 25 tahun. Ada bintang porno pria legenda dalam industri ini namanya Taka Kato. Dia telah pensiun namun masih sangat terkenal. Saya melamar untuk menjadi muridnya agar menjadi aktor porno pria yang hebat. Pada waktu itu saya tidak khawatir dengan apa yang dikatakan oleh orang lain tentang saya.

Nobita : Apa yang kamu sukai setelah menjadi bintang porno pria di Jepang?
Shimiken : saya akan mengatakan setiap hari akan berasa tidak biasa. Jauh didalam, kita semua ingin membumbui kehidupan normal membosankan kita banyak atau sedikit. Sebagai bintang porno pria kamu akan mendapatkan banyak bumbu setiap hari contohnya melakukan threesome dengan nenek-nenek kembar berumur 72 tahun, berhubungan seks dengan wanita yang beratnya 160 kg, berhubungan seks dengan wanita yang memiliki payudara sangat besar ukuran payudaranya adalah 176cm, berhubungan seks dengan wanita yang sangat tinggi yaitu 206 cm. Saya mengalami three hundredsome (300 orang berhub seks pada waktu yang sama). Bayangkan, 150 wanita telanjang didepanmu dan bersiap utnuk melakukan hubungan seks. Tidak ada pekerjaan di Jepang yang memberimu kesempatan seperti ini. Sebagai bintang porno pria, saya dapat memiliki pengalaman seperti itu setiap hari.
Taku Yoshimura : Kalau dulu menyenangkan. Saya rindu waktu-waktu lama itu. Kita dapat keliling Jepang. Skedul syuting tidak terlalu ketat dibandingkan dengan sekarang. Saya pikir syutingnya pacenya lebih pelan dan lokasi syuting sering kali di pedesaan dan kadang kita keluar negeri. Bagi saya itu seperti berhubungan seks dan traveling pada saat yg sama dan saya juga dibayar. Saya merasa syutingnya lebih terasa santai. Saya tidak merasa tertekan seperti yang terjadi sekarang. Saya pikir pola syuting sekarang sudah cukup berubah. Aktris dan aktor AV mempunyai kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama sebelum syuting, jadi hal itu lebih mudah untuk meningkatkan suasana hati dalam berhubungan seks. Tetapi sekarang, syuting cukup terburu-buru. Alasannya adalah film porno Jepang sekarang durasi filmnya menjadi lbh panjang. Sebelumnya hanya 60 menit per video tetapi sekarang mnjadi 120 atau 180 menit per video beberapa bahkan 240 menit. Kita hanya memiliki 1 hari utk memfilmkan semua adegan. Tak pelak lagi kita tidak mempunyai waktu utk disia-siakan bukan?
Shimiken : Saya selalu mendapatkan komentar ini khususnya dari pria muda “Shimiken, saya merasa kasihan padamu” “Berhubungan seks dengan nenek-nenek dan wanita jelek pasti sangat menyakitkan untukmu”. Orang-orang seperti itu berpikiran sangat sempit. Saya merasa mereka tidak akan pernah sukses melakukan apapun. Mereka tidak akan pernah meraih apa-apa didunia. Coba kamu pikir kenapa berlian sangat mahal? Tidak hanya berlian itu cantik namun juga langka dan kamu tidak mudah untukk bisa mendapatkannya. Siapa lagi yang bisa mempunyai kesempatan utk melakukan threesome dengan nenek-nenek kembar berumur 72 tahun. Ini seperti kesempatan satu banding sejuta, tidak ini kesempatan satu banding satu milyar. Saya merasa orang yg melihat hal terssebut sebagai hal yang menyakitkan ada;ah orang yang selalu berpikiran negatif dalam hidupnya.

Nobita : Saya dengar kamu sering berperan sebagai pria cabul seperti molester dalam filmmu. Apakah itu berefek pada kehidupan pribadimu? Maksud saya, terkadang apakah orang salah menilai kepribadianmu sebenarnya?
Taku Yoshimura : Ya saya melakukannya, peran saya selalu yg seperti itu. ha tersebut tak dapat dielakkan. Diinternet seperti di 4chan saya selalu dibakar tetapi itu bukan masalah besar, saya tidak peduli dengan orang-orang tersebut. Sebenarnya saya merasa senang karena itu artinya saya terlihat benar-benar seperti pria cabul dan kemampuan akting saya sangat bagus. Kamu tahu, saya jarang dikenali ketika sedang keluar. Saya sering berperan sebagai pria cabul bukan? Saya pikir org yang menonton video saya akan takut ketika mengenali saya tetapi mengherankan saya malah tidak dikenali
Nobita : Apakah baik-baik saja untukmu berperan sebagai pria cabul terlalu sering?
Taku Yoshimura : Itu OK-OK saja. Sebenarnya saya pikir saya menikmati peran sebagai pria cabul.

Nobita : Melakukan seks dengan banyak wanita apakah ada pelajaran hidup yang kamu terima seperti sesuatu yg penting dalam hidup?
Shimiken : Tentu saja ada. Sebenarnya, semua kemampuan hidup penting yang aku dapatkan adalah dari berhubungan seks. Ketika berhubungan, kamu dapat melihat insting manusia. Itu adalah momen ketika kamu dapat mempelajari tentang manusia. Tetapi hal ini yang sangat menggangguku sekali. Kamu tahu, beberapa org menunjukkan seberapa besar penisnya. Tanpa keraguan orang-orang itu lemah di ranjang. Itu sesuatu yang universal, alasannya adalah yang harus kamu fokuskan adalah bukan kamu memiliki tetapi bagaimana kamu menggunakan apa yg kamu miliki. Fokus pada sesuatu seperti ukuran penis adalah hal bodoh. Orang yang fokus pada bagaimana utk menggunakan miliknya cenderung akan kuat diranjang karena rasa ingin tahu menghantarkanmu pada dorongan seks yang kuat. Saya pikir orang yg perhatian dengan hal yang detail juga cenderung lebih kuat diranjang seperti contohnya dokter, chef dan guru. Mereka umumnya hebat diranjang karena pekerjaan mereka menuntut mereka utk berorientasi pada sesuatu yang detail. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, saya sudah melakukan seks dengan 10.000 wanita. Itu sebenarnya bukan seperti pamer tapi itu hanya berarti saya memiliki data statistik yang sangat besar untuk berbicara tentang seks. Akan tetapi beberapa pria malah cuma memamerkan seberapa besar penis mereka atau seberapa banyak wanita yang sdh tidur dengannya. Menurutku orang-orang seperti itu akan lemah diranjang dan cuma melakukan seks yang membosankan. Jika kamu memamerkan berapa banyak wanita yang telah tidur denganmu itu artinya tujuan akhirmu hanya utk melakukan seks, Tetapi jika kamu benar-benar mengetahui tentang seks, kamu berpikir itu sebenarnya hanyalah permulaan. Itulah pandangan saya, daripada berhubungan seks dengan 100 orang, berhubungan seks dengan satu orang 100 kali lebih membuatmu jago diranjang. Semakin banyak seks yang kulakukan, lebih banyak lagi hal yang kupelajari. Melakukan pekerjaan ini, saya dapat mengetahui banyak hal tentang org hanya dengan melihat saja. Itu semua berkat pengalamanku.

Nobita : Kemampuan apa yang diperlukan untuk menjadi bintang porno pria di Jepang?
Shimiken : Untuk menjadi bintang porno pria di Jepang, kamu memerlukan kemampuan komunikasi yang bagus.
Nobita : Yang ada dalam pikiranku adalah bintang porno pria hanya melakukan itu dan mereka tidak perlu bicara terlalu banyak
Shimiken : Itu hal yang benar. Sebenarnya kamu hanya dapat berbicara dengan aktris AV pada saat diranjang. Itu adalah tempat satu-satunya dimana kamu dapat mulai berkomunikasi dengannya. Akan tetapi meskipun dengan waktu yang pendek, kemampuan komunikasimu sangat penting. Jika salam pembukamu seperti biasa terdengar membosankan itu tidak bagus. Jika kamu mengatakannya dengan tegas “Hi! selamat pagi! saya bintang porno pria hari ini!” dia tentu sudah mengetahuinya jadi dia selalu bereaksi seperti “Jelaslah!”. Akan tetapi seks yang akan kita lakukan akan sangat berbeda bukan? banyak orang yang berpikir kemampuan untuk ereksi dan dorongan seks yang kuat penting untuk kami. Akan tetapi itu bukan hal yg benar-benar penting. Jika kamu dapat berkomunikasi dengan baik dengannya, dia dapat relaks dan seks akan menjadi lebih hebat. Dalam industri ini penting utk berhubungan baik dengan orang ketika bekerja. Dengan skill komunikasimu, kemampuan seksmu akan menjadi lebih berguna utk membuatnya lebih erotis. Demikian juga dengan kemampuan penismu untuk mendapatkan ereksi segera hal tersebut juga penting. Namun tetap hal yang paling penting adalah kemampuan berkomunikasi.
Taku Yoshimura : Untuk menjadi bintang porno pria diperlukan kemampuan berkomunikasi. Pekerjaan kita itu tidak hanyak memasukkan anu kita kedalam milik aktris AV saja. Tentu dia tidak ingin berhubungan seks dengan orang seperti itu. Tentu saja, dia masih akan melakukan seks denganmu tetapi dia tidak akan menjadi erotis. Itu seperti dia hanya membuka kedua kakinya tanpa ada perasaan. Itu sebabnya kemampuan berkomunikasi penting diranjang untuk membuatnya lebih emosional dan sensual.
Shimiken : Menurut saya orang yang ideal untuk menjadi bintang porno pria di Jepang adalah seseorang yang mempunyai ejakulasi dini dan penis yang kecil.
Nobita : Benarkah? Saya pikir orang yang memiliki penis yang besar dan bisa menunda ejakulasi lebih baik. Dapatkah kamu memberitahu kenapa penis besar sebenarnya tidak bagus?
Shimiken : Waktu syuting, aktris AV akan banyak melakukan hubungan seks sepanjang hari. Jadi jika penismua besar maka vaginanya akan dengan mudah terluka. Dalam set film kamu dikelilingi oleh banyak orang. Hal yang sama juga terjadi saat proses syuting film. Kamu akan dikelilingi oleh banyak kameramen dan kru suara. Dalam lingkungan yang intens tersebut bahkan jika kamu mempunyai ejakulasi dini, kamu tidak akan bisa mengeluarkannya dengan cepat. Pria yang mempunyai ejakulasi dini cenderung fokus hanya pada wanita diranjang. Tetapi dalam proses syuting, dikelilingi oleh banyak orang kamu tidak dapat fokus hanya pada wanita saja. Jadi jika pria tersebut mempunyai ejakulasi dini menjadi terlambat ejakulasi. Jika kamu dapat menunda ejakulasi maka kamu tidak akan dapat menjadi bintang porno pria.
Taku Yoshimura: banyak orang yang bertanya kepada saya dan mengatakan dia memiliki penis yang besar dan dapat ejakulasi berkali-kali. Saya tentu dapat menjadi bintang porno pria yang ideal bukan? Orang2 seperti itu tidak akan bisa menjadi bintang porno pria di Jepang. Kemampuan penismu tidak terlalu penting. Penis yang besar sebenarnya melukai vagina. Orang yang cocok menjadi bintang porno pria di Jepang adalah pria yang normal bukan orang yang eksentrik. Jika kamu adalah pria normal yang dapat memperlakukan wnaita dengan hormat maka kamu dapat menjadi bintang porno pria. Saya rasa ini tidak berlaku hanya di industri ini namun juga disemua pekerjaan di Jepang.

Nobita : Ngomong-ngomong, apakah kamu ada melihat orang asing yang ingin menjadi bintang porno pria di Jepang?
Taku Yoshimura: Ya saya melihatnya kadang-kadang saya melihat orang asing tetapi itu bukan hal yang gampang.

Nobita : Dalam industri ini apakah ada bintang porno pria dari luar negeri?
Taku Yoshimura: Ada, kadang-kadang saya melihat ada bintang porno pria berkulit hitam distudio. Tetapi saya dengar mendapatkan visa lumayan susah ini sama seperti jika kita ingin keluar negeri dan bekerja. Bekerja di luar negeri selalu tidak gampang. Saya mengatakan akan lebih susah untuk orang asing daripada orang jepang utk menjadi bintang porno pria disini

Nobita : Apakah menjadi bintang porno pria mempengaruhi kehidupan pribadimu dan berakibat negatif? (ketika saat menjalin hubungan dengan kekasihmu)
Shimiken : Tidak meskipun tidak zero. Saya dapat mengatakan orang tua dari kekasihmu akan tidak akan senang denganmu hal tersebut bisa dimengerti khususnya untuk wanita yang lulus dari universitas ternama dan memiliki edukasi yg baik. Wanita yang memiliki orang tua seperti itu pasti tidak akan setuju, tetapi menurut saya itu bukan masalah besar.
Nobita : Apakah kekasihmu setuju dengan pekerjaanmu?
Shimiken : Jika kamu adalah bintang porno pria, maka kamu harus menunjukkan kasih sayang tiga kali lipat kepadanya lebih sering daripada orang normal jika tidak kekasihmu akan sangat risau.
Taku Yoshimura: Ketika saya masih muda saya peduli tentang hal tersetbut. Saya berpikir itu akan mengganggu kekasih saya. saya pikir dia tidak akan senang dan saya merasa bersalah. Tetapi pada akhirnya itu tidak terlalu mempengaruhiku. Sebagai bintang porno pria, saya hanya melakukan pekerjaan saya. Saya pikir bintang porno pria dapat melakukan pekerjaannya meskipun mereka telah menikah atau memiliki anak. Indra penilaian kita agak berbeda dari orang normal. saya pikir bintang porno pria memiliki hal yang berbeda dalam indra tersebut.

Nobita : Jadi kalian dapat melupakan istri dan anak kalian ketika sedang kerja?
Taku Yoshimura: Ya, jika tdak kami tidak dapat melakukan pekerjaan ini.

Nobita : Apakah kamu memberitahu partnermu tentang pekerjaanmu ini?
Taku Yoshimura: Sebenarnya, gadis yang aku kencani adalah aktris AV. Saya tidak akan menyembunyikan pekerjaan saya. Saya akan memberitahu partner saya bahwa saya adalah bntang porno pria dan saya pikir itu lebih baik.

Nobita : Menurut kalian kenapa film porno Jepang sangat populer diseluruh dunia?
Taku Yoshimura: Mungkin karena genrenya yang sangat beragam. Saya pikir itu menarik perhatian banyak orang di dunia seperti ada genre joshikosei, cosplay, maid, dll. Semua orang yang memiliki berbagai kecondongan seksual dapat menikmatinya dan saya pikir Jepang sangat ahli dalam membuat wanita normal menjadi erotis.
Shimiken : Saya pikir itu karena kreativitas kita, perasaan malu dan rasa ngin tahu tentang seks. Alasan kita sangat ingin tahu tentang seks adalah Jepang merupakan negara kepulauan dan secara historis telah menjadi masyarakat kepulauan dan kita tidak dapat terbuka tentang seks dibandingkan dengan negara barat. Dengan kata lain seks merupakan hal yg tabu di Jepang. Film porno di Jepang bagian genitalnya dimozaik, saya pikir itu hanya ada di Jepang. Bagian yang benar-benar ingin kamu lihat tersembunyi. Itu sebabnya kita perlu untuk membuat sesuatu terlihat lebih atraktif untuk penonton. Itu sebabnya kita perlu menjadi kreatif untuk membuat konten tetap erotis. Saya pikir itu sebabnya film porno Jepang populer.
Taku Yoshimura: Saya pikir di negara lain seperti Amerika contohnya mereka dengan mudah menunjukkan adegan pria memasukkan anunya kedalam wanita. Saya pikir itu masih bagus utk penonton karena tidak disensor. Menekankan dengan mudah adegan seks video tersebut tentu memuaskan banyak orang. Tetapi di jepang hal tersebut dimozaik. Jadi jelas, kita perlu membuat bagaimana caranya agar film tetap terlihat erotis. kita perlu memikirkan tentang cerita dan situasi. Jadi menurutku kenapa film porno Jepang sangat populer itu karena bagian genital artis yg disensor.

Nobita : Berbicara tentang mozaik, sebagai bintang porno bagaimana perasaanmu tentang hal tersebut?
Taku Yoshimura: Jika itu tidak disembunyikan mungkin itu tidak akan menjadi masalah yang besar untuk bintang porno pria. Namun itu mungkin akan menjadi masalah besar untuk aktris AV. Saya pikir mengekspos vagina tentu akan berlebihan untuk aktris AV di Jepang. Meungkin jumlah dari aktris AV akan menjadi berkurang.

Nobita : Apa karir keduamu setelah kamu pensiun?
Shimiken : Di Jepang jika kamu ingin tahu tentang ikan maka kamu akan bertanya kepada sakanakun (ahli ikan di jpn) dam jika kamu ingin tahu tentang ilmu syaraf maka Mogi Kenichiro (ilmuwan syaraf) yang akan pertama munCul di pikiranmu, betul bukan? Seperti itulah yang saya inginkan. Jadi ketika orang berpikir tentang seks saya ingin menjadi orang yang muncul pertama kali ketika mereka memikirkannya. Dengan kata lain saya ingin menjadi orang yang paling paham tentang seks di Jepang. Saya banyak membaca majalah Kasutori. itu adalah majalah yang melambangkan masa kisruh setelah Perang Dunia Ke-2. Saya suka dengan hal yang seperti itu. Majalah itu adalah lama yang dipublikasi pada masa itu. Ada sebuah kolom yang membahas tentang masalah seks org Jepang pada masa itu seperti masalah sexless marriage (pasangan yang hanya bercinta satu bulan atau beberapa bulan sekali saja) atau penyakit seperti kencing nanah dan pengobatan seperti apa yang efektif, dll. Saya menemukan masalah seks yang mereka miliki sama dengan yang kita miliki saat ini. Ketika itu menyangkut maslah seks orang-orang bertanya tentang hal yang sama terlepas dari generasi. Jadi saya ingin menjadi seseorang yang mengajari generasi baru tentang seks. Terima kasih kepada banyak media sosial karena berkat hal tersebut menjadi lebih mudah untuk menyebarkan suara saya dan informasi kepada banyak orang. Itu akan sangat menolong saya untuk sukses di karir kedua saya.

Demikianlah terjemahan dari hasil wawancara antara Nobita dari Find Your Love in Japan
dengan bintang porno pria Shimiken dan Taku Yoshimura. Dengan adanya wawancara tersebut diharapkan dapat membuka pikiran kita tentang realita yang terjadi dan dalam industri film erotis tersebut.

source : Find Your Love in Japan

2 Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.